KELENJAR tiroid memiliki peran besar bagi keberlangsungan metabolisme. Kelenjar tiroid ini akan menghasilkan hormon tiroid yang akan mengatur kerja organ tubuh dan mendorong metabolisme tubuh.
Menurut dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD, tiroid memiliki fungsi yang krusia dalam tubuh karena memiliki sistem yang mengatur kerja organ.
"Sistem tiroid merupakan sistem yang luar biasa, karena ia mendapat pengaruh dan memberikan pengaruh. Hormon artinya pengatur, karena itu semua hormon sifatnya pengatur dan diatur," jelas dr Roy di Gedung Sujudi Kemenkes RI, Jakarta Selatan, Jumat (26/5/2017).
Bila terjadi gangguan tiroid, maka sistem metabolisme tubuh akan terganggu. Hal ini akan memengaruhi gaya hidup manusia itu sendiri. Dr Roy menyebutkan beberapa gangguan tiroid yang perlu diketahui oleh masyarakat.
Hipotiroid
"Hipotiroid, artinya hormon gondoknya sedikit. Jadi, suatu gangguan yang menyebabkan hormon gondok tidak diproduksi. Biasanya terjadi pada orangtua di atas 65 tahun," ujar dr Roy.
Gangguan umum hipotiroid yang paling banyak terjadi adalah Hashimoto. Biasanya, penyakit ini tidak menunjukkan gejala-gejala yang kelihatan. Namun, dr Roy menambahkan, gejala khas yang paling terlihat, antaralain berat badannya tambah lama tambah gemuk, karena metabolisme menurun. Selain itu, pasien cenderung tidak tahan dingin, adanya gangguan haid karena beberapa hormon haid mirip dengan hormon TSH, dan lingkar mata sembap.
Dr Roy menyarankan, ada baiknya untuk pemeriksaan hormon TSH. Kalau hormon TSH tinggi, berarti ia hipotiroid.
Hipertiroid
"Hormon gondoknya berlebihan, karena kadar hormon TSH lebih sedikit. Tidak semuanya menimbulkan gejala mata melotot, hanya 20 persen saja," ujar dr Roy.
Umumnya, pasien hipertiroid menimbulkan gejala berat badan turun karena metabolisme tubuh terus bekerja. Kalau dilihat, kelenjar tiroid bisa membesar dan tidak membesar. Adapun timbul peradangan antibodi reseptor TSH (TRAB).
Bila melihat adanya gejala tersebut, pemeriksaan hipertiroid ini adalah dengan melakukan pemeriksaan FT4. Namun, untuk masa penyembuhannya, pasien hipertiroid membutuhkan waktu 6-9 bulan.
(Helmi Ade Saputra)