Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Marpangir, Tradisi Orang Batak Sambut Ramadan

Liansah Rangkuti , Jurnalis-Jum'at, 26 Mei 2017 |18:54 WIB
Marpangir, Tradisi Orang Batak Sambut Ramadan
Tradisi Marpangir (foto: Liansah Rangkuti/Okezone)
A
A
A

Semakin banyak jenis ramuan yang dipergunakan akan kian menghasilkan aroma khas tersendiri. Kesemua itu, secara sederhananya direbus dengan air sampai mendidih dan mengeluarkan aroma wangi yang khas. Bagi Pedagang rempah-rempah.

Berdagang pangir tentu menghasilkan rupiah. Sebab, pada umumnya warga lebih berminat untuk membeli bahan jadi dibanding mesti meramu sendiri. Alasannya, keterbatasan waktu dan kian sukarnya mendapatkan bahan bahannya.

"Lumayanlah. Hasil jualan pangir dapat untung. Sebab, banyak warga yang membeli," ujar Parwan (35), salah seorang pedagang rempah di Pasar Sayur Matinggi, Tapsel.

Tak kurang dari 700-900 ikat ramuan tersebut mampu dijual dengan mudah. "Ya, kita dapat menjual sedikitnya 700 ikat," tambahnya.

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement