Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lihat Layang-Layang Terbesar dan Terkecil di Dunia, Yuk!

Annisa Aprilia , Jurnalis-Minggu, 21 Mei 2017 |12:54 WIB
Lihat Layang-Layang Terbesar dan Terkecil di Dunia, <i>Yuk!</i>
Museum layang-layang Indonesia (Foto:Discoveryourindonesia)
A
A
A

MUSEUM yang satu ini tidak menyimpan benda bersejarah atau kuno dari Indonesia yang berupa artefak, prasasti atau batu besar. Melainkan aneka jenis Layang-layang yang berasal dari seluruh dunia dan Indonesia. Mulai dari yang paling besar hingga terkecil semua ada di sini.

Ya, museum layang-layang atau kite museum. Museum ini merupakan museum swasta atau pribadi yang terletak cukup terpencil dan cukup jauh dari keramaian ibu kota. Jika Anda dan keluarga ingin menghabiskan akhir pekan di sini, maka museum ini sangat tepat.

 


Jauh dari suasana serius dan membosankan, museum layang-layang yang digagas oleh Endang W. Puspoyo ini memberikan suasana yang nyaman, penuh warna dan Anda akan takjub melihat begitu banyak layang-layang terpampang di depan mata. Walau museum unik ini sudah dibuka sejak 21 Maret 2003, tapi belum banyak warga Jakarta atau luar Jakarta yang tahu lokasi dan keberadaan museum ini.

Museum layang-layang Indonesia didirikan dengan tujuan menjadi pusat pengetahuan layang-layang. Museum ini juga terlibat dalam penyelenggaraan festival layang-layang, pameran dan acara dekorasi layang-layang. Untuk seukuram museum milik pribadi, koleksinya cukup mengesankan.

 


Ada layang-layang mini yang berukuran hanya 2 sentimeter hingga layang-layang super besar yaitu 9 x 26 meter. Saat memasuki museum, pemandu akan membawa Anda ke sebuah teater kecil untuk menikmati film tentang sejarah layang-layang di Indonesia dan festival layang-layang yang diadakan di negara ini. Setelah menonton film Anda bisa berkeliling museum. Sementara Anda berada di sana Anda juga bisa melakukan hal-hal menyenangkan seperti pembuatan layang-layang, melukis layang-layang, membuat keramik, melukis payung, membatik, melukis kaos dan banyak lagi.

Biaya untuk masuk, melihat koleksi layang-layang dan menonton video dokumenter layang-layang hanya Rp 10.000. Jika Anda tertarik untuk berkunjung, cukup arahkan kendaraan ke selatan Jakarta, tepatnya Pondok Labu, jangan lupa untuk selalu memerhatikan petunjuk jalan karena petunjuk arah menuju museum sangat kecil.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement