TREN makanan berwarna-warni atau dikenal dengan sebutan unicorn food, saat ini tengah menyita perhatian pencinta kuliner dunia. Bagaimana tidak? Dengan tampilan yang unik dan meriah, siapa yang bisa menahan godaan hidangan tersebut.
Tren ini semakin menggeliat ketika perusahaan kopi terbesar di dunia, Starbucks, mengeluarkan sebuah produk terbaru yang mereka namakan Unicorn Frappucino. Tidak membutuhkan waktu lama, unicorn frappucino berhasil menarik perhatian berbagai kalangan, khususnya para generasi muda.
Namun sayangnya, kesuksesan minuman tersebut ternodai oleh sebuah kasus pelanggaran hak cipta. Starbucks dituntut oleh sebuah cafe asal Brooklyn, karena dianggap telah meniru resep unicorn latte milik mereka.
The End bersikeras bahwa pihaknya telah menjual unicorn latte sejak Desember 2016. Satu bulan kemudian, tepatnya pada 20 Januari 2017, mereka telah memasukkan berkas untuk kepemelikan hak cipta resep itu.