TAK sedikit orang memiliki kebiasaan membuat teh dengan mencelupkan kantong teh dan membiarkannya. Ada pun yang tetap minum teh dengan membiarkan kantong teh tetap tersampir di dalam gelas. Namun, apakah kebiasaan ini aman atau tidak?
Menurut ahli gizi, Aditi Rampai, banyak kantong teh, termasuk produk teh yang berkelas, mengandung residu pestisida dan penyedap rasa. Sementara, menyeduh dau teh membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan kantong teh,
Kantong teh memang memudahkan, tetapi kantong teh yang diproduksi dari bahan PVC dan nilon dapat merusak air dalam suhu kamar. Bahkan, kadang kala mereka dilapisi zat kimia epiklorohidrin, karsinogen yang aktif di air panas.
Padahal, daun teh memiliki antioksidan yang tinggi dan senyawa lain yang mendukung kesehatan. Ada baiknya, Anda menghindari penggunaan kantung teh mulai sekarang.
Lantas, bagaimana caranya agar kita dapat menikmati secangkir teh dengan nikmat? Anda cukup merebus dua sendok makan teh hijau organik. Biarkan selama 15-20 menit dan kemudian saring. Sebelum siap saji, Anda bisa menikmati secangkir teh panas dengan perasan emon.
Dengan cara ini, khasiat teh tidak akan hilang tanpa manifestasi senyawa dari kantong teh. Demikian disadur dari Thehealthsite, Minggu (7/5/2017).
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.