Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warna dan Momen yang Tepat Mengenakan Dasi Polkadot untuk Pria

Pradita Ananda , Jurnalis-Selasa, 02 Mei 2017 |05:02 WIB
Warna dan Momen yang Tepat Mengenakan Dasi Polkadot untuk Pria
Dasi polkadot (Foto: Necktie)
A
A
A

DASI jadi elemen penting dalam gaya berbusana pria. Di pasaran sendiri, telah tersedia banyak sekali pattern atau motif dasi yang ditawarkan. Salah satunya dasi motif klasik, yakni motif polkadot.

Agar tak salah kostum, maka ada baiknya untuk mengetahui lebih lanjut koordinasi antara cara dan waktu yang tepat ketika mengenakan dasi polkadot.

Untuk bekerja 

Saat sedang bekerja sehari-hari, rapat penting, ataupun persentasi di depan klien. Maka pilihan dasi polkadot yang tepat ialah dasi dengan warna burgundy, abu-abu atau biru yang mempunyai material bahan silk atau sutra agar terlihat formal sekaligus profesional.

Pesta

Saat menghadiri acara-acara yang bersifat sosial, seperti misalnya pesta cocktail atau pesta resepsi pernikahan. Pilihan dasi polkadot yang bisa dipakai tentu lebih luas, Anda bisa lebih bereksperimen dengan warna-warna seperti lilac, kuning, pink, light blue, kuning mustard bahkan hijau!

Kasual

Lain lagi ketika hanya hendak menghadiri acara kumpul-kumpul bersama teman-teman tersayang. Untuk acara seperti ini, dasi polkadot dengan desain polkadot vertikal yang berwarna cerah bisa Anda pilih untuk berpasangan dengan kemeja serta celana chino. Merah, pink, burgundy, dan navy disebutkan jadi warna yang pas dipadankan dengan atasan berwarna biru. Sedangkan dasi polkadot warna biru, dan abu- abu idealnya dipadukan dengan atasan bernuansa pink. Demikian sebagaimana disitat Thedarkknot, Selasa (2/5/2017).

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement