FESTIVAL menyambut musim semi di Eropa selalu menjadi daya tarik wisatawan dari seluruh dunia. Berbagai bentuk perayaan dilangsungkan, di antaranya dengan tradisi yang melibatkan api untuk “bakar-bakaran”.
Kedengarannya memang mengerikan, beberapa tradisi di Eropa yang melibatkan api atau ledakan tersebut punya latar cerita masing-masing. Seperti tradisi-tradisi berikut, yang dikutip dari beberapa sumber.
Sechseläuten di Swiss
Tradisi ini dilakukan dengan pembakaran atau peledakan manusia salju saat bunga pertama mulai mekar, yang berarti menandai akhir dari hari-hari yang suram di musim dingin. Kematian manusia salju, yang disebut Böögg, adalah tradisi populer yang sudah dilakukan sejak abad ke-16.
Di zaman modern sekarang ini, seberapa cepat Böögg terjadi maka semakin baik kondisi musim semi yang diharapkan. Jika kematian manusia salju terjadi dalam 6 sampai 10 menit, maka musim panas akan kering dan cerah. Jika lebih dari 10 menit, maka musim panas diprediksikan hujan.
Falles di Spanyol
Di Valencia, Spanyol, Festival Tahunan Fallas atau Falles dilakukan setiap bulan Maret. Tiga juta orang akan muncul untuk menyaksikan parade hiburan satir yang berapi-api. Dimulai sebagai prosesi untuk menghormati Saint Joseph ini berakhir dengan pembakaran ‘ninot’ atau patung-patung.