Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lakukan Ini untuk Hindarkan Anak dari Perilaku Shopaholic

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Jum'at, 03 Maret 2017 |07:28 WIB
Lakukan Ini untuk Hindarkan Anak dari Perilaku <i>Shopaholic</i>
Ajari anak arti kerja keras (foto: shutterstock)
A
A
A

PERILAKU shopaholic atau hobi berbelanja tidak baik jika terus dituruti. Kebiasaan ini bisa berasal dari perilaku dan cara pengasuhan orangtua.

Ketidakmampuan seseorang mengendalikan diri dari berbelanja juga menjadi salah satu penyebabnya. Perlahan hobi berbelanja ini membuat seseorang merasa ketagihan. Bahkan Psikolog Klinis Kasandra Putranto mengatakan orang yang hobi belanja sama adiktifnya dengan para pecandu rokok, narkoba, dan alkohol.

"Ketika bicara perilaku, itu adalah bagian dari otak. Kenapa berlaku seperti ini dan itu. Karena otaknya. Di dalam otak itu yang akan menentukan orang bisa mengendalikan diri atau tidak," ujar Kasandra saat ditemui dalam acara Shopalogic.

Ia menambahkan, belanja bukanlah hal yang salah jika dilakukan sekali-sekali. Tetapi jika dilakukan berkali-kali dan menjadi ketagihan untuk berbelanja barang yang tidak begitu dibutuhkan, akan menjadi sebuah masalah yang berdampak apda dirinya dan orang-orang di sekitarnya.

Karena itu, orangtua perlu memahami cara membesarkan anak tentang berbelanja. Ada tipe orangtua yang senang membelikan apa saja untuk sang anak. Ada pula orangtua yang tidak mau memanjakan anak. Tergantung pada bagaimana Anda mendidik mereka.

"Orangtua harus ajarkan kerja keras. Work hard, spend hard," pungkas Kasandra.

(Silvia Junaidi)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement