Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Enam Risiko Mendaki Gunung saat Jalur Pendakian Ditutup

Erika Kurnia , Jurnalis-Kamis, 09 Februari 2017 |08:46 WIB
Enam Risiko Mendaki Gunung saat Jalur Pendakian Ditutup
Ilustrasi Naik Gunung (foto: Shutterstock)
A
A
A

Risiko menyusahkan sampai membahayakan tim SAR atau pengelola gunung

Bayangkan jika kecelakaan benar-benar terjadi saat pendakian dilakukan secara ilegal. Jika Anda tertangkap melalui jalur yang ilegal juga, Anda tidak hanya akan menyulitkan diri sendiri, tapi juga orang lain yang harus membantu Anda.

Pemandangan bagus sulit didapat

Dalam musim seperti ini, intensitas hujan akan lebih sering, yang berarti awan mendung, kabut, hujan, sampai petir bisa menemani pendakian kalian kapan saja. Sudah mendaki sembunyi-sembunyi, tidak dapat pemandangan bagus, pastinya buat hati makin tidak enak.

Mendapat denda atau sanksi

Selain hukum alam, risiko dari melakukan pendakian secara ilegal adalah mendapat hukuman denda atau sanksi dari pengelola gunung. Tidak hanya berupa materi, hukuman bisa berbentuk larangan untuk mendaki gunung tersebut kembali.

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement