TEMPE di Indonesia merupakan makanan bergizi tinggi yang murah meriah. Tak heran jika tempe termasuk makanan yang hampir selalu hadir di meja makan rumah. Lain di Indonesia maka lain di Eropa. Seperti apa tempe disantap di Eropa?
Adalah Amadeus Driando atau akrab disapa Ando, pria kelahiran Indonesia yang tengah sibuk mempromosikan tempe di belahan dunia Eropa. Cucu dari Prof. F.G Winarno, Bapak Teknologi Pangan Indonesia ini pindah dari satu negara ke negara lain untuk mempresentasikan apa itu tempe dan apa keunggulannya.
Lewat akun instagramnya @driando terlihat beberapa foto yang memperlihatkan foto dan video saat dirinya tengah memperkenalkan tempe. Di hadapan masyarakat Inggris, Ando memperkenalkan tempe dan menjelaskan proses pembuatannya hingga kandungannya.
Foto lainnya memperlihatkan bagaimana Ando mengolah tempe menjadi kudapan yang lebih modern yakni tempebar. Sebuah snack sehat yang populer di kalangan orang-orang yang memerhatikan pola hidup sehat.
Biasanya snack bar terbuat dari campuran kacang-kacangan, buah kering dan cokelat. Kini Ando membuat tempebar yang tak lain terbuat dari potongan tempe yang diolah dengan lapisan cokelat serta beberapa topping seperti buah kering, kacang ataupun kelapa parut.
Dari postingan foto-fotonya ini tak sungkan Ando menjelaskan seputar tempe di kolom captions fotonya.
“Tempeh is a fermented traditional food from Indonesia, firstly documented in a 16th century ancient inscription. Tempeh has high protein, low fat, low carbohydrate, low salt, and contains the essential Vitamin B12 that is commonly found in animal products. While other bars usually use high amount of sugar and fat to compact the grains, TempeBar does not need that thanks to the favorable fermentation, which also makes the nutrients easier to digest and eliminate soy bean's anti-nutrient....” tulis Ando pada satu postingan fotonya.
Kegiatan promosi tempe di Eropa ini dijadikan sebuah kampanye global untuk mempromosikan tempe sebagai makanan khas hasil fermentasi yang baik untuk kesehatan. Kampanye ini dinamakan Ando dengan sebutan Indonesian Tempe Movement.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.