Menyambagi restoran mewah tentu ingin menjajal beberapa makanan dan minuman favorit. Tapi akan jadi mengesalkan ketika Anda hanya ditawarkan minuman yang standar yang di manapun Anda bisa mendapatkannya. Air mineral atau soda biasanya jadi minuman yang kerap ditanyakan padahal di dalam buku menu banyak pilihan minuman yang menarik.
Tidak menerima masukan
Usai proses makan berakhir biasanya pelayan akan menanyakan bagaimana rasa makananya. Jika Anda memberi masukan sementara wajah pelayan menunjukkan seolah saran Anda hanya sebuah ocehan anak kecil, ini pastinya menyebalkan. Masukan dari pelanggan harusnya jadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan standar dari restoran baik dari segi servis ataupun segi kualitas makanan. Jika tidak didengarkan dengan baik, bagaimana semua keluhan dan saran bisa membuat perubahan di kedepannya.
Menjelaskan biodata pribadinya
Siapa yang peduli dengan latar belakang pelayan yang melayani makanan di restoran. Orang datang ke restoran tentunya mengharapkan servis yang baik dan kualitas makanan yang sebanding dengan harga. Tidak ada satu pun pengunjung yang ingin tahu bagaimana latar belakang pribadi pelayan. Pelayan yang sok akrab pastinya akan mendapat cap tak beretika oleh pengunjung resto.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.