Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teh Susu, Kesalahan atau Trenkan Sensasi Baru?

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Rabu, 09 November 2016 |14:36 WIB
Teh Susu, Kesalahan atau Trenkan Sensasi Baru?
Teh susu (Foto:Lipton)
A
A
A

PENIKMAT teh geram dan protes dengan cara minum teh yang dicampur dengan susu atau teh susu. Meskipun ini menyangkut selera masing-masing orang, namun cara ini disebut sebagai menciptakan image teh yang buruk.

Muhammad Aga seorang barista setuju jika menambahkan susu pada teh ataupun kopi adalah soal selera masing-masing orang yang menyeruputnya. Itu sah-sah saja dilakukan. Namun menambahkan bahan tambahan apapun, termasuk susu atau bahkan hanya gula, sebenarnya sangat memengaruhi karakter kelezatan minuman itu sendiri.

Pasalnya menurut pemilik sebuah coffee shop di Jakarta ini, menambahkan susu atau creamer yang mengandung zat laktosa, secara tidak langsung dapat menciptakan rasa manis pada minuman. Sehingga mengubah kenikmatan asli dari teh ataupun kopi.

Lebih jauh, lanjut Aga, dengan tidak menambahkan bahan tambahan ke dalam teh ataupun kopi penikmat minuman tersebut setidaknya menghargai bagaimana proses pembuatan minuman itu. Bahkan sejak proses produksi bahan mentahnya. Misalnya ia mencontohkan pada kopi.

"Kalau bisa, sekali-kali dicoba dulu kopi hitamnya. Karena kurasi kopi itu tidak mudah, banyak proses yang harus dilakukan untuk membuat secangkir yang nikmat," ujar Aga, kepada Okezone, Selasa 8 November 2016.

Dengan tidak menambahkan susu atau gula, penikmat kopi maupun teh sudah menghargai hasil karya para barista yang membuatnya.

"Baik kopi maupun teh sebetulnya memiliki karakter masing-masing. Buat apa beli mahal-mahal seharga Rp35 ribu, kalau ingin mencicipi rasa manis. Coba bayangkan, petani itu memanen kopi atau teh setahun sekali. Sayang banget kalau kita tidak bisa menghargai proses tersebut," pungkasnya.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement