Advertisement
Advertisement

Hubungan atau Karier Bermasalah? Berhentilah Bohongi Diri Sendiri!

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Selasa, 20 September 2016 |15:06 WIB
Hubungan atau Karier Bermasalah? Berhentilah Bohongi Diri Sendiri!
Hubungan sedang bermasalah (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Menurutnya, membohongi diri sendiri adalah "memahami dua ide yang saling bertentangan tanpa mengakui konfliknya".

Harga yang harus dibayar untuk membohongi diri sendiri adalah risiko terasing, saat Anda kehilangan kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain karena obsesi Anda terhadap realita yang Anda bangun sendiri lebih besar daripada minat Anda akan kebenaran, tulis Caldwell dalam sebuah naskah akademis, mengutip psikiatris AS M Scott Peck.

Buat mereka yang tak mau menghindari kenyataan, tanyakan ini pada diri Anda sendiri: Mana yang lebih buruk - sebuah berita buruk tentang situasi Anda yang sebenarnya atau pendekatan 'lakukan seperti biasa' yang bisa menghancurkan hubungan, keuangan atau karier Anda? Meski berhadapan dengan kenyataan bisa menyulitkan, maka tak mau mengatasi masalah bisa berdampak pada banyak aspek kehidupan Anda.

Saat keuangan Anda tak seimbang

Banyak orang membohongi diri sendiri. Contohnya dari sisi keuangan. Anda berasumsi bahwa angka yang tertera di kertas adalah faktanya, tapi saat Anda berandai-andai dan membohongi diri sendiri, angka tersebut bisa diartikan berbeda, kata Kathleen Gurney, CEO Financial Psychology Corporation yang berbasis di Sarasota, Florida.

Dia bahkan melihat penasihat keuangan yang tak mampu mengakui kebenaran, terlepas dari pengetahuan mereka terkait pengelolaan uang. Seperti seorang penasihat keuangan yang tak mampu melihat risiko kehilangan rumahnya hanya karena kelewatan membayar cicilan rumah. Klien lain bahkan menolak untuk mengakui dampak dari utang kartu kredit selama bertahun-tahun, kata Gurney.

"Ada tahapan dalam membohongi diri sendiri dan itu bisa menjadi kronis," kata Gurney. Hal paling sederhana adalah fakta yang tak menyenangkan, seperti cek Anda ditolak atau sering terlambat membayar tagihan.

Tahapan kedua membohongi diri sendiri adalah pengecilan. Dalam tahap ini, seseorang mengakui faktanya tapi mengatakan bahwa itu baik-baik saja dan mereka merasionalisasi tindakan tersebut.

"Benar (ini terjadi), tapi selama saya punya cukup uang di situ, cek saya tak akan ditolak."

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement