Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Cara Bijaksana Menerima Anak Pasangan dari Hubungan Sebelumnya

Erika Kurnia , Jurnalis-Minggu, 11 September 2016 |18:39 WIB
4 Cara Bijaksana Menerima Anak Pasangan dari Hubungan Sebelumnya
Cara bijaksana menerima anak pasangan dari hubungan sebelumnya (Foto: Hersbergerlegal)
A
A
A

BERKOMITMEN dengan seseorang berarti juga harus bisa menerima kehidupan masa lalunya. Termasuk apakah ia memiliki anak dari pasangan sebelumnya. Tapi bagi sebagian orang mungkin ini tentu berat.

Dilansir dari Theparentconnection, Minggu (11/9/2016), berikut adalah beberapa ujian yang mungkin Anda hadapi dan bagaimana cara terbaik untuk menghadapinya.

Menerima ayah atau ibu kandung anak

Anda mungkin bisa menerima diri sebagai ayah atau ibu tiri dari anak pasangan Anda kini. Tapi, menerima mantan kekasih pasangan Anda mungkin cukup berat.

Cepat atau lambat Anda harus menerima bahwa Anda harus berkomunikasi dengan orangtua anak tiri Anda dan tidak membatasi haknya untuk bertemu dengan orang tua kandungnya.

Pahami komitmen pasangan untuk loyal terhadap dua keluarga

Memiliki pasangan yang sudah memiliki anak dari hubungan sebelumnya mungkin membuat mereka harus tetap loyal dengan keluarga sebelumnya. Jika Anda cemburu terhadap loyalitasnya, coba tumbuhkan rasa empati terhadap hubungan keluarga yang harus mulai ditinggalkan pasangan Anda kini.

Jangan takut tidak diterima anak kekasih Anda

Setelah menerima bahwa kekasih Anda memiliki anak dari pasangan sebelumnya, Anda mungkin dikhawatirkan apakah mereka mau menerima Anda. Jangan jadikan ini sebagai ketakutan, biarkan hubungan Anda dan anak kekasih Anda berkembang secara perlahan.

Tidak perlu berharap anak kekasih Anda segera mencintai Anda, saling menghormati adalah permulaan yang bagus. Jangan anggap diri Anda sebagai orangtua pengganti, tapi sebagai seseorang yang akan mendukung mereka.

Jangan jelek-jelekkan mantan pasangan kekasih Anda di depan anak

Ketika pasangan Anda mengalami masalah dengan mantan mereka, ini mungkin akan membebani hubungan Anda juga. Namun jika Anda ingin membantu situasi tersebut, jangan tunjukkan ketidakberpihakan Anda pada mantan pasangan kekasih Anda di depan anak-anak.

Untuk solusi terbaik, Anda bisa menghindari campur tangan pada masalah pasangan Anda dan mantan kekasihnya agar tidak terlibat langsung dalam perselisihan.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement