Advertisement
Advertisement

Mandalika, Surga Indah dengan Tradisi Unik di Lombok

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Kamis, 01 September 2016 |13:51 WIB
Mandalika, Surga Indah dengan Tradisi Unik di Lombok
Indahnya Mandalika di Lombok (Foto: loft-asia)
A
A
A

DALAM 10 tahun terakhir, Nusa Tenggara Barat terkenal dengan wisata Lombok, yaitu Mataram, Gili Trawangan dan Gunung Rinjani. Tapi tahukah Anda bahwa di era 1980-an, ada wisata sangat terkenal di daerah selatan Pulau Lombok, yaitu Mandalika?

Mandalika pernah menjadi salah satu tujuan wisata Indonesia selain Pulau Bali. Dengan teluk yang sangat besar dan pasir putih terpampang luas, banyak sekali wisatawan lokal maupun mancanegara yang jatuh cinta pada pandangan pertama pada tempat ini.

Sayangnya, pemerintah tidak memperhatikan potensi wisata ini. Dalam 10 tahun terakhir, meskipun masih banyak wisatawan yang datang, ternyata tidak ada perkembangan yang berarti.

Dalam siaran pers yang diterima Okezone, Kamis (1/9/2016) sudah ada rencana besar untuk mengembangkan kawasan ini. Bahkan, Presiden Jokowi pada awal tahun ini telah melakukan kunjungan langsung ke Mandalika, dan mengatakan bahwa akan menguncurkan dana besar untuk mengubah semua wajah dari Mandalika sekarang. Pantai, hotel, transportasi dan perdagangan akan diubah semuanya.

Sebenarnya, ada beberapa pantai di kawasan ini yang memiliki potensi wisata, mulai dari Pantai Gerupuk, Pantai Tanjung Aan, Pantai Serenting, Pantai Seger dan Pantai Kuta.

Selain itu ada juga kawasan pantai yang memang dibuat khusus untuk selancar, seperti Pantai Ubrug yang sangat indah.

Keunikan lainnya yang dapat ditemukan di Mandalika adalah Festival Bau Nyalei. Festival ini akan menyuguhkan tradisi mengambil cacing tanah yang sudah berumur ratusan tahun.

(Hessy Trishandiani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement