Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TOP FAMILY 4: Terjadi Kekerasan di Sekolah, Orangtua Bertindak Apa?

Afiza Nurmuseriah , Jurnalis-Sabtu, 20 Agustus 2016 |17:50 WIB
TOP FAMILY 4: Terjadi Kekerasan di Sekolah, Orangtua Bertindak Apa?
Pola asuh (Foto: Stayathomemum)
A
A
A

TERLALU banyaknya kasus kekerasan di sekolah akhirnya membuat masyarakat seakan ‘kebal’. Buktinya, yang terbaru di Makassar terjadi kasus murid dan orangtua yang menyerang guru karena merasa tak terima anaknya mendapat kekerasan di sekolah.

Sebenarnya mengapa hal ini bisa terjadi? Kalau sudah begini siapa yang salah dan bertanggung jawab? Berikut jawaban dari pemerhati remaja, Vivid Fitria Argarini kepada Okezone, belum lama ini.

“Menurut saya it takes two to tango ya. Mendidik, pendidikan, belajar mengajar, harus dilakukan, dipahami oleh kedua belah pihak, ya guru, ya orangtua dan tentu peserta didik,” ungkap Vivid.

Fenomena guru diserang orangtua dan murid secara bersamaan ini dikarenakan antara kedua belah pihak, guru dan orangtua, belum ada di sisi yang sama. “Peristiwa yang terjadi ini, menurut saya adalah mereka belum berada di dimensi yang sama, baik guru atau pun orangtua harus saling menjaga komunikasi yang baik,” keluhnya.

Setiap masalah yang terjadi dalam proses belajar mengajar sesungguhnya bisa dibicarakan, jika terus tertutup kejadian ini akan terus berulang, “Komunikasi yang baik belum terjalin di antara keduanya. Ini yang harus dicari jalan keluarnya.

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement