"Saya menggunakan telemedicine kalau ada kasus gawat darurat. Sms ke dokter untuk mencari tahu tindakan apa sebelum merujuk ke rumah sakit di Maluku Tenggara," katanya.
Jika memeriksa pasien, penduduk setempat sepakat menyediakan motor untuk Abner. Karena di sana pelayanan pemeriksaan masih banyak yang dilakukan dari rumah ke rumah.
"Di sana cara merujuknya masyarakay punya kendaraan. Ada motor yang dikasih ke petugas kesehatan dan bahan bakarnya disiapkan," ungkapnya.
Meski demikian, Abner tak patah semangat menjadi perawat di kampung kecil yang dihuni 589 orang. Dia sangat tulus melayani masyarakat, meski akses apapun cukup sulit dijangkau.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.