Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Area Terkenal Angker yang Ada di Mal Klender

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Kamis, 11 Agustus 2016 |07:51 WIB
4 Area Terkenal Angker yang Ada di Mal Klender
Mal Klender (Foto: Dimas Andhika Fikri/Okezone)
A
A
A

KEANGKERAN Mall Klender dikenal masyarakat luas. Tahukah Anda bahwa mal ini memiliki spot yang dianggap angker?

Hal tersebut diakui oleh Nur Taufik, Karyawan Mall Citra Klender, bahwa mall ini memang memiliki beberapa spot yang dihuni oleh berbagai aura negatif dibandingkan dengan spot-spot lainnya, diantaranya :

Lantai 3

Pada saat tragedi Mei 98, lantai ini memang dijadikan tempat untuk meletakkan ratusan mayat korban kebakaran Mall Klender, yang pada saat itu hampir semuanya dalam keadaan terbakar hangus.

Maka tak heran jika dilantai 3 ini, aura negatifnya terasa begitu besar dibandingkan spot-spot lainnya. "Di lantai ini, yang menjadi penunggunya adalah sosok wanita berambut panjang yang suka menampakkan diri saat tengah menyisir rambutnya," tutur Taufik, kepada Okezone, di Klender, Jakarta Timur, Rabu (10/8/2016).

Kamar ganti

Spot lain yang sering didatangi oleh aura-aura negatif adalah kamar ganti. Banyak kejadian-kejadian aneh yang tidak masuk akal, kerap terjadi di hampir semua kamar ganti di mall ini.

"Waktu itu kami harus mengepel lantai berulang-ulang kali, setelah melihat jejak-jejak kaki berwarna itam memenuhi ruangan kamar ganti hingga di bagian pintu masuknya. Terkadang ada juga suara anak kecil yang sedang bermain," jelas Taufik.

Basement 1 dan 2

Di basement mall ini, ternyata juga menyimpan aura negatif yang sangat kuat. Menurut pengakuan Taufik, alasannya mungkin karena tempat ini jarang dihuni. Sosok pria bertubuh tinggi besar, terkadang menampakkan diri di pojok-pojok ruangan.

"Sebetulnya, basement 1 dan 2 fungsinya untuk tempat parkir pengunjung. Tapi kebanyakan dari mereka, lebih memilih parkir di halaman mall. Memang suasana tempatnya juga tidak nyaman," ujar Taufik.

Lift

Sebelum tragedi 98 Mei, fasilitas lift dapat digunakan untuk umum. Pasca kejadian tersebut, lift ini hanya digunakan untuk mengangkut barang, dan hanya beroperasi hingga pukul 17.00.

"Saya sering mendengar orang berteriak minta tolong di lift ini. Tapi setelah saya cek tiap lantai, ternyata sama sekali tidak ada orang," tutup Taufik.

(Johan Sompotan)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement