SEJUMLAH salon kecantikan menawarkan perawatan khusus untuk membentuk alis terlihat lebih rapi dan sehat. Umumnya jenis perawatan yang ditawarkan adalah mencukur dan mencabut alis, sulam alis, threading alis, dan waxing alis.
Lantas, apa perbedaan di antara keempat jenis perawatan alis tersebut? Yuk, kenali keempatnya, seperti dikutip dari buku berjudul ‘Brow It Up’, karya Anggie Rassly, pakar kecantikan alis.
Mencukur dan mencabut alis
Mencukur dan mencabut alis sebenarnya dapat dilakukan di rumah. Namun, jika Anda merasa lebih nyaman dan pede untuk meminta jasa profesional dalam mencukur atau tweezing alis, mengapa tidak?
Pastikan Anda harus meminta terapis atau beautician membentuk alis Anda terlebih dahulu. Jangan sampai alis sudah dibentuk dan dicukur atau dicabut ternyata hasilnya tidak sesuai dengan keinginan.
Waxing alis
Seperti halnya waxing untuk menghilangkan rambut-rambut yang tidak diinginkan di bagian tubuh lain, teknik ini menggunakan lilin khusus wax. Setelah alis dibentuk, lilin dioleskan pada bagian rambut-rambut alis yang akan dihilangkan. Selanjutnya, diletakkan waxing strip dan ditarik dengan cepat.
Proses ini akan mengangkat rambut-rambut alis tetapi kemungkinan besar tidak akan mencabut hingga ke akar alis. Umumnya rambut-rambut alis akan tumbuh lagi dalam waktu satu bulan. Namun, teknik ini tidak disarankan bagi Anda yang memiliki kulit sensitif karena waxing dapat melukai lapisan kulit.
Threading alis
Bagi Anda yang ingin merapikan alis dengan hasil yang lebih tahan lama, Anda bisa melakukan threading alis. Memang lebih menyakitkan dibanding dengan tweezing atau waxing, tetapi hasilnya akan sepadan. Hasil threading lebih rapi dan bersih karena mencabut hingga ke akar dan rambut-rambut halus juga akan tercabut. Threading bisa dilakukan untuk Anda yang beralis tipis maupun tebal.
Sulam alis
Nah, ini adalah salah satu teknik kecantikan yang tengah digemari di kalangan wanita. Sulam alis menggunakan embroidery pen dengan jarum steril khusus. Tinta yang digunakan adalah tinta herbal dan tidak permanen. Tintanya memiliki beragam warna dan disesuaikan dengan warna alis asli. Prosesnya tergolong aman dan tanpa rasa sakit yang berarti.
Sebelum proses sulam, alis akan dibersihkan dan dibentuk, baru setelah itu Anda akan dianestesi lokal selama 15 menit. Hasil sulam alis yang baik akan menyerupai arsiran-arsiran halus, seperti rambut-rambut alis sehingga akan terlihat natural.
Sulam alis dapat bertahan 2-3 tahun tergantung dari perawatannya. Pastikan Anda datang ke profesional yang sudah sangat berpengalaman, setidaknya lebih dari lima tahun, mengingat hasilnya yang semipermanen. Jadi, tidak ada salahnya untuk mencari tahu ahli yang tepat yang dapat melakukannya. Konsultasikan apa yang Anda mau dan pastikan beautician memahami maksud Anda.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.