Sementara di Tomok, Islam masuk dibawa oleh panglima perang Raja Sidabutar ke-2, yakni Tengku Muhammad Said yang berasal dari Aceh.
Tengku merupakan panglima perang kesayangan Raja Sidabutar ke-2, Ompu Niujungbarita Sidabutar. Buktinya, patung Tengku ada di peti mati Raja Sidabutar ke-2 sebagai bentuk penghormatan.
Di bawah Tengku Muhammad Said, wilayah kekuasaan kerajaan Sidabutar di Sumatera Utara semakin luas.
Sayangnya, meski sukses dalam kariernya sebagai panglima perang, Tengku Muhammad Said gagal menyebarkan Islam melalui dakwahnya.