Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tangan Terasa Sakit Setelah Mengetik? Jangan Disepelekan

Fahmi Abidin Achmad , Jurnalis-Kamis, 09 Juni 2016 |12:36 WIB
Tangan Terasa Sakit Setelah Mengetik? Jangan Disepelekan
Ilustrasi Mengetik. (Foto: Mommiesdaily)
A
A
A

KEGIATAN mengetik di komputer, laptop, maupun smartphone, sudah menjadi hal yang biasa. Namun Anda perlu menyadari bahwa organ vital yang melakukan fungsi tersebut yakni tangan bisa mengalami keluhan pegal, nyeri, hingga kesemutan karena konstan bekerja.

Keluhan seperti ini bisa menyerang siapa saja, dan tidak boleh disepelekan. Karena tangan terasa sakit bisa memicu kelainan saraf (neuropati) pada pergelangan tangan. Ada beberapa keluhan tangan yang bisa terjadi, apa saja?

1. Repetitive Strain Injury (RSI)

NRI merupakan kondisi di mana tangan mengalami cidera atau kerusakan yang terjadi pada otot atau jaringan saraf tubuh lainnya karena melakukan sesuatu secara berulang-ulang dan berlangsung selama bertahun-tahun. Hal ini dapat menyebabkan nyeri pada otot dan jaringan saraf yang berawal dari suatu perobekan.

Keluhan ini bisa terjadi karena frekuensi pergerakan tangan dengan suatu hardware komputer sering bertambah, misalnya karena setiap hari harus menekan tuts dan menggerakkan mouse. Hal ini bisa diakibatkan karena posisi mengetik yang kurang baik dan kurang rileks serta kurangnya istirahat ketika menggunakan laptop. Usahakan posisi tubuh yang nyaman saat mengetik dan sebaiknya jangan menekan tombol terlalu keras.

2. Carpal Tunnel Syndome (CTS)

Ada yang sudah familiar dengan Sindrom Terowongan Karpal? Tidak berbeda jauh dengan RSI, sindrom ini terjadi akibat terganggunya saraf tengah akibat tekanan yang terjadi pada bagian pergelangan tangan yang menimbulkan rasa sakit, nyeri dan melemahnya otot-otot pada bagian pergelangan tangan. Untuk pengobatannya sendiri harus dilihat seberapa besar tingkat keluhahan dan kerusakannya. Pengobatannya ini bisa lewat obat, fisoterapi, hingga operasi.

Risiko Carpal Tunnel Syndome bisa diminimalisir dengan cara mengistirahatkan tangan setiap kali merasa pegal, posisi duduk saat bekerja juga perlu diperhatikan. Kalau perlu gunakan bantalan khusus pergelangan tangan pada mousepad atau keyboard agar tangan merasa nyaman.

3. Trigger Finger

Risiko lain yang sering  menyerang adalah trigger finger akibat kekakuan tendon atau selubung tendon. Suatu kondisi nyeri atau sakit pada jari tangan, jari terasa kaku saat ditekuk atau ketika mau diluruskan. Bahkan, jika trigger finger yang dialami tergolong parah, jari mungkin terkunci dalam posisi membungkuk sehingga sulit diluruskan kembali secara spontan.

Jika mengalami trigger finger hal pertama yang harus dilakukan adalah mengistirahatkan jari. Usahakan untuk membuat posisi jari netral dan rileks. Metode lainnya adalah melakukan kompres dengan air es sehingga membantu mengurangi pembengkakan. Tangan Anda butuh istirahat dan jangan sepelekan posisi tubuh saat duduk. 

(Fahmi Abidin Achmad)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement