HAL yang sering ditakutkan ibu dengan anak berkebutuhan khusus karena bibir sumbing adalah kemampuan anak menyusu ASI. Namun, ahli memastikan bahwa hal tersebut tidak perlu terlalu ditakutkan berlebihan.
Dr Nungki Ratna Martina, SpBP, dokter bedah plastik yang biasa melakukan operasi bibir sumbing di RS Hermina Galaxy Bekasi, mengatakan bahwa beberapa anak dengan bibir sumbing, tergantung derajatnya, mungkin memerlukan bantuan untuk menyusu ASI.
"Beberapa anak mungkin perlu menyusu dengan dot panjang yang lubangnya agak besar. Ada orangtua yang mungkin takut anaknya sampai harus menyusu dengan selang atau pakai penutup khusus, tapi itu tidak spesifik dan tidak semua RS punya alat khusus. Tapi para ibu bisa kita edukasi, kita yakinkan bahwa anak dengan bibir sumbing bisa tetap makan dan minum biasa seperti biasa," ujarnya.
Dalam buku "Pemberian Minum Bayi Sumbing Bibir dan Langit-Langit" oleh spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi RSCM, Dr Luh Karunia Wahyuni, dikatakan bahwa bagaimanapun bayi sumbing berhak mendapatkan asupan ASI yang cukup untuk meningkatkan status gizinya.
"Strategi pertama pemberian ASI untuk bayi bibir sumbing adalah memastikan posisi yang benar. Selama puting payudara dan daerah hitam di sekitarnya dapat masuk ke area sumbing, kepala bayi harus ditegakkan, minimal 60 derajat,” tulisnya.