"Konsep kelahiran gentle birth ada untuk membantu pasangan di seluruh dunia dapat lebih tenang, lebih percaya diri, dan memegang kendali pada hari terbesar dalam hidup mereka. Yakni, kelahiran sang buah hati," jelasnya.
"Persalinan bukanlah sekadar perkara ‘secara fisik ibu dan bayi selamat’, tapi perlu dipahami juga dari aspek energi, jiwa, dan alam," imbuhnya.
Konsep kelahiran gentle birth sendiri merupakan serangkaian upaya merawat proses sebelum hamil hingga usai melahirkan dengan tujuan:
Alami dan minim intervensi medis
Karena dalam ilmu aslinya, kehamilan dan kelahiran merupakan sebuah peristiwa alam. Bukan anti-medis, tapi minim intervensi medis. Jika dibutuhkan saja, tim medis hanya mendampingi jika ada suatu hal yang dibutuhkan.
Intervensi medis yang tak perlu, metode persalinan dan penanganan yang tak selaras dengan kebutuhan alamiah manusia, serta lingkungan yang tak mendukung inilah yang diyakini banyak peneliti sebagai penyebab trauma, baik terhadap ibu maupun bayi. Trauma itu ikut menentukan perilaku jiwa si anak ketika tumbuh dewasa, mulai bagaimana dia mengenal dan mengekspresikan cinta, berkomunikasi, berperilaku, mengambil keputusan, dan lain sebagainya.