TREN melahirkan gentle birth mulai disenangi oleh ibu-ibu muda. Banyak keuntungan yang dialami saat proses melahirkan, termasuk membantu menurunkan angka kematian ibu.
Ketua Umum PP Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI) Dr Emi Nurjasmi MKes mengatakan, gentle birth merupakan istilah persalinan lemah lembut. Metodenya persalinan sangat menghargai perempuan dan mendapatkan pelayanan sepenuh hati.
"Perempuan dibekali Tuhan untuk hamil dan melahirkan. Saat melahirkan prosesnya fisiologis. Di samping dukungan keluarga, penolong persalinan memberikan dukungan kepada calon ibu untuk mengeluarkan bayi," terang Emi saat Press Conference HUT ke-66 Ikatan Bidan Indonesia di Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (19/7/2017).
Proses gentle birth, menurut Emi, sangat memberikan dukungan psikologi pada ibu yang melahirkan. Ini sangat penting untuk merangsang hormon baik agar seorang perempuan tidak mengeluh kesakitan.
"Kalau ibu nyaman, dapat dukungan dari suami, keluarga dan dilayani dengan hati dalam proses mekanisme persalinan bisa membuat hormon oksitosin meningkat. Ini berperan mendorong persalinan agar lancar," tuturnya.
Emi mengatakan, pemerintah juga mendukung metode persalinan gentle birth yang positif. Karena prosesnya benar-benar mendukung seorang ibu bisa melahirkan normal dan nyaman.
"Saya rasa pemerintah mendukung gentle birth. Prosesnya sangat membantu persalinan, karena efek sakit sedikit dan bisa mengurangi angka kematian ibu," tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.