Selain pembagian tugas dalam tim, banyak hal yang harus dipersiapkan. Dari segi pelatihan fisik, keterampilan, hingga mempersiapkan perlengkapan yang akan dibawa memanjat tebing.
Karena menurut Aprian, memanjat tebing bukan hanya soal menguasai teknik memanjat, tetapi juga menguasai keterampilan yang lain.
“Ada hal lain yang dibutuhkan karena mentalnya harus terbiasa. Peralatan juga jauh lebih kompleks daripada dinding sport. Kemampuan manajemen route harus lebih fasih,” ungkap Aprian.
Dari pengalaman Aprian, biasanya ada pembagian kerja dalam sebuah tim panjat tebing. Masing-masing mendapat tugas sesuai dengan kemampuan individu.
“Kami rencananya dalam sehari dibagi dua tim, dua orang panjat ketinggian, dua orang lagi mengurus perbekalan, bawa air lebih banyak, bawa sleeping bag, dan jaket. Mungkin di hari berikutnya gantian,” pungkas pria berusia 29 tahun ini.
(Johan Sompotan)