“China itu prospek pasar kita (kunjungan wisatawan-red). Tahun ini saja tercatat 1,2 juta kunjungan,” kata Lokot Ahmad Enda, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Budaya kepada Okezone di Jakarta.
Selain itu, kata dia, di China masih butuh upaya lebih dalam promosi dan membangun brand awarness pariwisata Indonesia. Pasalnya, masih banyak orang China yang masih belum kenal Indonesia, hingga kelezatan kuliner Nusantara.
“Buktinya kalau saya ke China, orang mengira kalau saya dari Malay (Malaysia-red). Karena penerbangan dari Malaysia itu cukup intens ke China. Karena itu fokus kami di Asia termasuk China, dan Australia nantinya,” pungkas dia.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.