Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat Jerman Makan Sup Hijau saat Paskah

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Jum'at, 25 Maret 2016 |10:26 WIB
Masyarakat Jerman Makan Sup Hijau saat Paskah
Menu Paskah di Jerman (Foto:Thedailymeal)
A
A
A

SETIAP negara memiliki masyarakat yang biasa menerapkan tradisi dan budayanya secara turun menurun. Demikian juga dalam urusan makanan.

Di Jerman, masyarakatnya selalu merayakan Paskah dengan menyantap sup hijau khas, demikian juga dengan berbagai negara lainnya. Dilansir dari TheDailyMeal, Jumat (25/3/2016) berikut negara-negara dengan makanan khasnya saat merayakan paskah.

Jerman

Masyarakat Jerman menyebut kamis putih dengan Gründonnerstag yang artinya kamis hijau. Tradisi kamis hijau ini menjadi sebutan karena mereka selalu menyantap banyak sayuran saat Paskah. Sup hijau bernama chervil soup jadi suguhan yang tak pernah absen hadir di meja makan jerman.

Yunani

Masyarakat Yunani mengisi perut saat Paskah dengan hidangan sup domba yang dikenal dengan nama mageiritsa. Sup ini terbuat dari daging domba, jeroan termasuk juga hati, jantung dan ususnya. Sup ini dimasak dengan cara tradisional dan menggunakan domba muda sebagai bahan baku. Mageiritsa biasanya disajikan sebagai makanan pembuka sebelum menyantap domba panggang sebagai makanan utama.

Italia

Setiap momen Paskah, masyarakat di Italia selalu menyantap roti tradisional berbentuk burung merpati. Roti manis ini dihias dengan berbagai topping seperti manisan, cokelat dan lainnya. Bentuknya yang menyerupai burung merpati melambangkan simbol perdamaian.

Jamaika

Roti dan keju jadi makanan khas yang disantap setiap momen Paskah di Jamaika. Jenis roti yang disantap adalah roti dengan warna gelap yang sudah diberi campuran rempah dan buah kering. Cara menyantapnya adalah roti diberi olesan keju, ini adalah makanan yang secara turun menurun disantap orang Jamaika saat Paskah.

Lebanon

Lebanon punya cookies tradisional yang khas disantap saat merayakan Paskah. Kue yang disebut Ma’amoul ini dibuat pada hari Jumat Agung, dipanggang pada Sabtu Paskah dan disantap saat hari Minggu Paskah. Tradisi ini dilakukan setiap tahunnya secara turun menurun. Kue ini terbuat dari tepung semolina dan diberi isian buah kering dan kacang-kacangan.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement