Dikutip dari Madiunpos, Senin (15/2/2016), Dadang menceritakan sebenarnya dadar telur puyuh bukan jajanan dari Madiun, tetapi jajanan ini dari Brebes, Jawa Tengah. Pada awalnya, dadar telur puyuh ini masuk ke Madiun tahun 2000.
Saat itu ada 20 pedagang dadar telur puyuh termasuk dirinya yang nekat berjualan dan memperkenalkan jajanan itu di Madiun. Meski tergolong jajanan baru saat itu, dadar telur puyuh mudah diterima masyarakat Madiun.
Jajanan ini mudah diterima masyarakat Madiun karena harganya yang murah dan telur puyuh mengandung protein yang cukup bagus. Sehingga, orang tua tidak perlu khawatir saat anak-anak membeli jajanan ini.
Berbagi Wilayah
Dadang menuturkan 20 pedagang dadar telur puyuh dari Brebes memiliki tempat penjualan masing-masing. Selain tempat umum, sekolahan menjadi tempat yang paling pas untuk menjajakan dadar telur puyuh ini.