KESADARAN akan membantu sesama dengan mendonorkan organ untuk mereka yang membutuhkan masih sangat kurang. Tapi tidak seperti bocah tujuh tahun keturunan India yang tinggal di Australia, yang memiliki cita-cita untuk mendonorkan organnya setelah ia tiada.
Tapi, takdir yang menjemputnya lebih cepat membantu mewujudkan keinginannya. Dikisahkan Timesofindia, Selasa (2/2/2016), bocah laki-laki tersebut bersama orangtua dan saudara perempuannya hendak kembali dari liburan mereka di India sebelum Deeyan pingsan dan harus dibawa ke rumah sakit. Setelah diperiksa, dokter menemukan banyak sumbatan di otaknya dan tak lama setelah itu nyawanya tak dapat diselamatkan.
"Secara kebetulan, tahun ini anak saya baru belajar tentang donasi organ tubuh di sekolahnya. Dia mengatakan ingin menjadi donor ketika mereka dewasa nanti," kata salah satu orangtuanya yang turut menyumbangkan jantung, ginjal, dan liver Deeyan untuk mewujudkan harapan buah hati mereka yang kini telah tiada.
Salah seorang pasien yang menerima donor organ dari Deeyan adalah anak perempuan usia tujuh tahun yang hanya memiliki waktu beberapa minggu untuk hidup sebelum mendapatkan cangkok jantung. Dr Vijay Agrawal, yang melakukan operasi pencangkokan mengatakan bahwa kebetulan seperti itu sangat jarang sehingga patut disyukuri.
"Kejadian ini sangat langka, karena kami jarang bisa mendapatkan donor yang cocok dengan usia dan berat badan pasien," kata Dr Vijay. Selain untuk pasien gagal jantung tersebut, pasien ginjal usia 11 dan 15 tahun di RS Jaslok, India, juga telah mendapatkan donasi organ Deeyan. Levernya juga telah ditransplantasikan kepada seorang pria berusia 31 tahun di RS Jupiter, India.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.