Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kolam Renang di Jepang Tak Bikin Basah

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Sabtu, 16 Januari 2016 |14:00 WIB
Kolam Renang di Jepang Tak Bikin Basah
Kolam renang di Jepang tak bikin basah (Foto: Foxnews)
A
A
A

JEPANG seolah tak ada habisnya menciptakan taman hiburan untuk anak-anak. Kali ini adalah tempat hiburan berbentuk kolam renang.

Kolam renang ini tidak begitu luas, tetapi juga tidak begitu kecil. Di sisi kanan ada sebuah tangga seperti yang biasa digunakan perenang untuk naik dan menuju tepi kolam. Di kolam renang ini, traveller tidak akan kebasahan meskipun berada di dasar kolam.

Namun, ini bukanlah kolam renang berisi air seperti yang dipikirkan. Melainkan kolam ilusi yang berada di Museum Seni Kontemporer Abad 21 di Kanazawa, Jepang.

Kolam renang ilusi ini merupakan karya dari seniman Argentina, Leandro Erlich yang menyertakannya dalam pameran.

Kolam renang ilusi berwarna biru ini memungkinkan pengunjung untuk merasa seolah-olah tengah berada di dasar kolam renang, sementara bagian atasnya terlihat seperti permukaan air, seperti dilansir Foxnews, Sabtu (16/1/2016)

Rupanya kaca bagian atas kolam renang ilusi ini memang diberi lapisan air yang tidak begitu banyak. Bayangan air tersebut pun menimbulkan ilusi seperti kolam air yang sebenarnya.

Dalam website-nya, Erlich mengatakan bahwa karyanya ini diciptakan untuk mencoba “merusak indera manusia” dan “masuk ke dalam hubungan dengan ruang, dan memahami realitas”.

Pengunjung bisa memanfaatkan kolam renang ilusi ini dengan berjalan-jalan sambil menatap air beriak di atasnya atau hanya sekadar berfoto. Kolam renang ini disebut akan menjadi pameran permanen yang bisa dinikmati para pengunjung.

(Johan Sompotan)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement