Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wajib Tahu, Plus Minus Korset bagi Kesehatan

Mom & Kiddie , Jurnalis-Kamis, 07 Januari 2016 |18:00 WIB
Wajib Tahu, Plus Minus Korset bagi Kesehatan
Plus minus korset bagi kesehatan (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SEJAK abad ke-19 hingga saat ini, standar cantik bagi kaum wanita adalah memiliki tubuh bagai jam pasir alias pinggang nan ramping.

Tak sedikit yang berusaha mati-matian untuk mendapatkan lekuk tubuh impian tersebut, salah satunya dengan menggunakan korset setiap hari. Namun, tahukah Moms ternyata korset sangat berisiko bagi kesehatan.

Seperti diketahui, korset adalah salah satu pakaian dalam yang digunakan dari bagian dada sampai atas lutut. Sebagian masyarakat beranggapan bahwa korset digunakan untuk membentuk tubuh menjadi tampak lebih langsing dan sempurna.

Tak hanya itu, korset juga kerap menjadi tradisi ‘wajib’ dipakai oleh ibu-ibu setelah melahirkan. Alasannya untuk mengembalikan bentuk perut ibu ke bentuk semula yang tadinya sempat kendur karena hamil. Sedangkan, dr. Ahmed, SpOT mengatakan kalau dari segi medis korset digunakan sebagai penyangga tulang belakang yang terasa nyeri yang dinamakan dengan korset Lumbar Sacro Support. Misal, tulang belakang terasa sakit karena posisi tulang yang tidak stabil. Jadi korset ini gunanya untuk menstabilkan kembali, sehingga memberi rasa nyaman dan nyerinya pun berkurang.

“Korset dulu dipakai hanya pada ibu-ibu setelah melahirkan agar perutnya bisa kembali seperti semula dengan nama gurita atau stagen. Padahal, penggunaan korset tidak mempengaruhi apa pun dan manfaatnya belum jelas bagi kesehatan,” tuturnya, sebagaimana dilansir Mom & Kiddie.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement