Emil berharap museum hasil rancangannya ini bisa menjadi karya abadi yang bermanfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang.
"Kalau saya sudah tiada nanti minimal orang tau bahwa ada seorang anak dari Bandung yang mendesain arsitektur ini," ujarnya.
RK berkisah awal mula ikut sayembara internatioal mendesain Museum Tsunami Aceh, hingga menang dan berhasil menyisihkan 300 karya arsitektur peserta lainnya.
Karya Emil bernama "Rumoh Aceh Escape Hill" yang memadukan konsep rumoh Aceh dan bukit penyelamatan akhirnya direalisasikan pembangunananya.