Sehingga tiap liburan akhir tahun yang disusul dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung, Sabang kesulitan menampung tamu. “Ini memang fenomena yang sering terjadi,” katanya.
Selain penginapan, mobil rental juga sudah habis di-booking pengunjung. “Karena tidak ada lagi mobil rental, sekarang banyak warga yang mulai merentalkan mobil pribadinya, termasuk menyediakan supir,” ucap Abdullah.
Banyaknya wisatawan yang datang ke Sabang juga memberi berkah bagi usaha rumah makan, warung kuliner, toko-toko, dan pedagang lainnya, karena dagangan mereka laku keras.
Abdullah mengatakan, masyarakat dan Pemerintah Sabang sudah sangat siap melayani dan memberi wisatawan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.
Dia meminta wisatawan yang sudah melihat langsung keindahan dan keunikan Sabang, untuk menceritakannya kepada keluarga, saudara atau sahabatnya. “Ajak mereka untuk datang ke sini. Kami siap menjamin keamanan bagi wisatawan,” tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.