Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kaleidoskop: Daftar Dokter dan Bidan yang Meninggal di Pelosok

Erika Kurnia , Jurnalis-Kamis, 24 Desember 2015 |12:00 WIB
Kaleidoskop: Daftar Dokter dan Bidan yang Meninggal di Pelosok
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

SELAMA 2015, kabar duka datang dari beberapa tenaga kesehatan muda yang sedang bertugas di pelosok. Kabar ini menjadi pukulan berat bagi berbagai pihak.

Hebohnya pemberitaan menunjukkan bahwa akses kesehatan di daerah pelosok Indonesia masih minim, bahkan bagi tenaga kesehatan. Berikut daftar kasus meninggalnya tenaga kesehatan muda yang dirangkum oleh Okezone.

Dokter Dhanny

Dokter Dhanny Elya Tangke, usia 27 tahun, meninggal dunia pada 13 Mei 2015 di RSUD Abeparu Jayapura karena diserang malaria. Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin tahun 2012 ini bertugas sebagai dokter PTT di Kabupaten Pegunungan Bintang, Propinsi Papua, sejak 2013.

Malaria memang penyakit endemis di Timur Indonesia, namun penyakit infeksi ini bisa ditangani dengan perawatan yang tepat. Sayangnya, kurangnya fasilitas kesehatan dan stok obat yang terbatas menyulitkan pengobatan pasien, seperti pemberitaan dokter Firman Budi dan rekan-rekan di pedalaman Papua November lalu.

Dokter Andra

Dokter Andra meninggal dunia di RSUD Dobo, Maluku, November lalu. Almarhum meninggal karena terserang campak yang diduga telah menyerang selaput otak. Dokter berusia 24 tahun tersebut sempat dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif, setelah menderita gejala suhu badan tinggi dan tubuh yang lemah.

Ketika kondisinya terus memburuk, kerabat berusaha mengevakuasinya ke rumah sakit yang berada di kota atau yang memiliki peralatan lebih lengkap. Namun, di tengah perdebatan moda transportasi untuk mengevakuasinya ke perkotaan, ia terlambat untuk diselamatkan dan segera dipulangkan ke rumah duka di Tangerang.

Dokter Nanda

Kabar duka kembali menerpa dunia kedokteran Tanah Air pada Desember 2015. Seorang dokter yang mengabdi di daerah terpencil, yang sama dengan daerah almarhum dr Andara, dr Afriandi Naufan alias Nanda dilaporkan meninggal dunia.

Dilaporkan, dokter magang asal Kota Langsa, Aceh itu menderita diabetes yang tidak terkontrol. Ia dipanggil Sang Khalik setelah sempat koma dan menjalani penanganan intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) dr M Haulussy di Kota Ambon.

Bidan Anik

Kabar meninggal Bidan Anik November ini juga sempat menghebohkan masyarakat dengan kisahnya yang memilukan. Bidan yang bertugas di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, sekitar 200 kilometer dari Pontianak, tengah menjalani tugas di Polindes yang aksesnya jauh dan sulit dicapai.

Bidan Anik, yang tengah hamil 36-37 minggu dan sibuk membantu pasien, mengeluhkan sakit perut sehingga harus dilarikan ke rumah sakit kabupaten di Ngabang. Setelah satu setengah jam berkendara, bidan Anik sempat dirawat di ruang IGD sebelum akhirnya dibawa ke ruang bersalin dan diketahui plasentanya lepas.

Dokter sempat melakukan operasi sesar, namun nyawa janin yang dikandung tidak terselamatkan. Kondisi bidan Anik sendiri juga semakin melemah akibat perdarahan. Dokter mengatakan bidan Anik membutuhkan transfusi darah segera. Sayangnya, tidak ada bank darah di kota Ngabang. Bidan Anik pun meregang nyawa karena terlambat mendapat transfusi darah.

Bidan Endah

Pada bulan yang sama dengan waktu meninggalnya Bidan Anik, Dwi Endah Prihatiningsih atau kerap disapa Bidan Endah gugur di Kaimana Papua. Bidan PTT ini dikabarkan meninggal saat merujuk pasien ibu hamil yang hendak melahirkan di RSUD Kabupaten Kaimana Papua lewat jalur laut.

Di usianya yang relatif muda, Bidan Endah memutuskan untuk mengabdikan diri di pedalaman Papua. Alumni Program Studi Kebidanan (D-3) Stikes Achmad Yani Yogyakarta angkatan 2010 ini adalah sosok yang patut dijadikan teladan bagi mahasiswa kebidanan lain.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement