Advertisement
Advertisement

Cara Ibu Hindarkan Keluarga dari Sederet Penyakit

Erika Kurnia , Jurnalis-Selasa, 22 Desember 2015 |18:31 WIB
Cara Ibu Hindarkan Keluarga dari Sederet Penyakit
Peran ibu jaga kesehatan keluarga (Foto: drtaracoles)
A
A
A

KITA semua tahu bahwa diet tinggi serat dibutuhkan setiap hari untuk menyeimbangkan kesehatan kita dari ujung kepala sampai kaki. Hal ini bisa dijadikan kebiasaan dalam diet keluarga, yang perannya bisa dilakukan oleh ibu.

"Ada yang mengatakan bahwa sehat dimulai dari dapur. Bagi keluarga yang memiliki ibu rumah tangga, maka ibu bisa sangat berperan untuk bantu membiasakan pola makan sehat dalam keluarga," kata dr Ulul Albab, SpOG, anggota Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dalam acara talkshow bersama Kalbe Original Love Juice, di Karawaci Utara, Banten, Selasa (22/12/2015).

Membiasakan pola makan sehat, dalam hal ini, dengan memperkaya serat sangatlah penting. Serat sangat bermanfaat bagi tubuh, dari ujung kepala sampai kaki, kata dr Ulul. Serat berfungsi mencegah penyakit degeneratif, baik untuk sistem pencernaan yang berpengaruh juga pada sistem lain di tubuh.

Serat bisa bantu turunkan risiko jantung, turunkan kadar kolesterol, dan turunkan frekuensi diabetes. Serat baik untuk diet dan turunkan berat badan, selain itu juga mencegah penyakit 'irritable bowel system' atau ketidaknyaman usus, cegah penyakit ambeien atau wasir. Yang paling hebat adalah bisa mencegah angka kejadian kanker, papar dr Ulul.

"Ibu mungkin sering kesulitan menyajikan hidangan penuh serat dari buah dan sayuran agar disukai keluarga. Tapi, ibu bisa mencari teknik penyajian yang tepat agar anak suka makan sayur dan buah. Misal menyajikan buah jambu tidak hanya dimakan begitu saja, tapi dibuatkan jus. Sayur tidak hanya dibuat sup, tapi dihadangkan dengan kreasi lain supaya mudah diterima," pesannya.

Serat yang didapat dari buah dan sayur adalah komponen penting dalam makanan yang harus dipenuhi. Menurut acuan Gizi BPOM RI 2007, orang dewas disarankan mengonsumsi serat 25 gram per hari untuk mendukung proses metabolisme. Sedangkan untuk anak-anak, menurut perhitungan lain, kebutuha serat anak usia dua sampai 20 tahun adalah sebesar jumlah usia ditambah lima gram sehari.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement