HAMPIR semua orang ingin memasang kawat gigi atau behel. Tetapi, tidak semua gigi bisa dipasang behel. Lalu, apa syarat seseorang boleh memasang behel?
Dijelaskan oleh sepesialis ortodonti, drg Fadli Jazaldy SpOT, dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, semua keadaan gigi harus bersih dan sehat saat ingin dipasangkan kawat gigi. Sebaiknya tidak boleh ada gigi dan gusi yang berkarang gigi, berlubang, atau sensitif.
“Kawat gigi boleh dipasang saat gigi bersih. Kalau ada karang gigi dibersihkan dulu, gigi ada yang lubang ditambal dulu, gusinya ada yang berdarah karena infeksi diastasi dulu. Bahkan, kalau ada keluhan gigi sensitif, misal karena akar terbuka, kita akan bawa pasien untuk konsul terlebih dulu ke spesialis periodonti,”terangnya saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.
Ia melanjutkan, pemasangan kawat gigi juga harus memerhatikan kondisi sistemik pasien. Bila pasien menderita penyakit yang bisa berdampak pada kondisi gigi dan gusinya, maka pasien harus rutin berkonsultasi dengan dokter ortodoti dan terus mengontrol masalah kesehatannya.
“Mereka yang memiliki penyakit seperti diabetes harus bisa mengontrol penyakitnya dulu. Kalau dia diabetes dan punya masalah pada gusinya, maka kita akan meminta pasien memperbaiki kondisi gusinya terlebih dulu,” tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.