Di pusat Kota Sabang pada pagi hingga siang hari, tersedia armada umum berbagai tujuan. Kendaraan umum ini berupa mobil tua ‘datsun’ yang dipasang atap dari terpal, tapi dindingnya terbuka. Ia desain dengan bangku untuk penumpang yang saling berhadapan kiri dan kanan. Selain itu, juga tersedia taksi yang harganya dapat dinegosiasikan sesuai jarak tempuh, serta becak mesin walau jumlahnya tidak banyak.
Berbeda dengan kota lainnya di Indonesia, di Sabang tidak tersedia angkutan umum semisal angkot, labi-labi atau bis kota.
Sabang yang berstatus sebagai free port pernah beberapa kali mengimpor mobil bekas berbagai jenis dan merek dari Singapura dan Eropa. Beberapa pengusaha Sabang membuka usaha rental mobil. Mobil impor ini termasuk pula yang disewakan. Harga rental pun bervariasi sesuai kondisi mobil, mulai Rp400-800 ribu per hari. Demikian penjelasan Badan Pengembangan Kawasan Sabang (BPKS).
Selamat liburan ke Sabang!
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.