Advertisement
Advertisement

Kementerian Pariwisata Anti Jual Destinasi Palsu

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Kamis, 03 Desember 2015 |13:10 WIB
Kementerian Pariwisata Anti Jual Destinasi Palsu
Kementerian Pariwisata anti jual destinasi palsu (Foto: Kemenpar/Okezone)
A
A
A

Memperbaiki dan menambah infrastrukur adalah cara yang akan digunakan untuk membuat sebuah destinasi menjadi unggulan dan menarik wisatawan. Kemenpar dengan tegas tidak akan mempromosikan sebuah daerah dengan berlebihan jika tidak ada potensi atau objek yang menarik.

"Supaya orang bisa nyaman. Kalau kita promosikan daerah sangat besar, tapi ketika dia datang tidak menemukan apa yang kita promosikan, ini pembohongan. Itu harus betul-betul ada di daerahnya," terang Raseno Arya, asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar, kepada Okezone, di Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Raseno menjelaskan, sesuatu yang dipromosikan bisa berarti objek alam, serta fasilitas dan infrastruktur yang ada di daerah tersebut. Ia tidak mau masyarakat merasa dibohongi, sehingga ketika Kemenpar mempromosikan destinasi, apa yang dipromosikan adalah benar-benar ada.

Sebagai contoh, banyak destinasi menarik di Batam dan sekitarnya. Namun, aksesibilitas kerap menjadi hambatan, sehingga belum banyak orang tahu keindahannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement