KEPOPULERAN Danau Toba sekarang tak seperti dulu. Oleh karenanya, akan dihadirkan tim khusus untuk mengelola dan mengembangkan Danau Toba supaya bisa berkembang seperti Bali.
Untuk menjangkau danau yang menjadi ikon Sumatera Utara ini, wisatawan harus menempuh jarak yang cukup jauh. Sehingga hal tersebut dinilai menjadi salah satu kendala perkembangan danau terbesar di Indonesia tersebut.
Untuk itu, pemerintah berencana membangun jalan tol yang bisa mengantarkan wisatawan lebih cepat menuju Danau Toba. Hal ini diungkapkan oleh asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata, Raseno Arya.
“Orang untuk datang ke sana cukup jauh. Makanya pemerintah ingin membuat jalan tol. Biasanya, wisatawan kalau perjalanan lebih dari dua jam, mereka cepat lelah,” tutur Raseno kepada Okezone di Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Selain aksesibilitas, sarana dan prasarana yang ada di Danau Toba dinilai masih sangat kurang. Oleh karenanya, Raseno mengatakan bahwa Danau Toba akan dikelola tim khusus yang fokus pada perkembangan pariwisata danau tersebut, demi menarik pergerakan wisatawan yang lebih banyak.
Daya tarik pariwisata Bali (Foto: Google)
“Semuanya ini di 2016, sudah kita informasikan Danau Toba dibuat seperti di Bali. Jadi ada pengelola, tim yang bergerak untuk percepatan perkembangan pariwisata Danau Toba,” tutur Raseno.
Selain Danau Toba, ada sembilan destinasi lainnya yang akan dikembangkan menjadi unggulan. Sembilan destinasi tersebut adalah Tanjung Lesung, Labuan Bajo, Bromo, Mandalika, Morotai, Wakatobi, Yogyakarta, Belitung, dan Pulau Seribu.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.