BAGI sebagian orang, timbulnya bekas luka jahitan di kulit sangat mengganggu pemandangan di tubuh. Anda juga pasti ingin mencari tahu penyebabnya lebih lanjut.
Dijelaskan Dokter Spesialis Darurat Medis dr Wahyuni Dian Purwati SpEM, ada dua penyebab umum dari timbulnya bekas luka jahitan. Apa saja?
"Luka bekas jahitan biasanya muncul karena seseorang punya bakat keloid. Jadi mau kena luka karena jatuh, teriris pisau atau dijahit ada bekasnya," tuturnya saat ditemui di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (18/10/2015).
Keloid, menurut dr Wahyuni, adalah jaringan ikat yang tumbuh berlebihan pada bekas luka. Selain karena keloid, bekas luka jahitan juga bisa disebabkan oleh penggunaan benang jahit yang ukurannya terlalu besar.
"Ada juga orang yang punya bekas luka jahitan karena benangnya kebesaran. Makanya gak semua dokter mengharuskan luka robek harus dijahit," imbuh dia.
Adapun indikasi luka yang harus dijahit yaitu, apabila lukanya terjadi perdarahan terus-menerus. Kalau tak dijahit, kulit yang robek sulit menyatu.
"Kalau memang lukanya gak harus dijahit, kita biasa pakai lem jaringan. Hasilnya efektif dan mengurangi keloid pada beberapa pasien," tutupnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.