Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Uniknya Biota Laut di Raja Ampat

Grivy.com , Jurnalis-Senin, 28 September 2015 |15:02 WIB
Uniknya Biota Laut di Raja Ampat
Bintang laut (Foto: fotonin.com)
A
A
A

SAAT Anda diving, pertanyaan yang kerap muncul adalah "Sudah diving ke mana saja?" atau "Sudah pernah lihat apa saja saat diving?" Nah, di Kepulauan Raja Ampat, ada banyak biota laut favorit para penyelam yang bisa Anda jumpai.

1. Pari Manta

 

Sumber: Pats0n Live Journal

Sebagai salah satu spesies ikan pari terbesar di dunia, lebar tubuh pari manta bisa mencapai 7 meter, bahkan 9 meter. Bobot tubuhnya pun juga tidak ringan, yaitu bisa mencapai 3 ton. Pari manta umumnya dapat dijumpai di lautan tropis yang ada di seluruh dunia, termasuk di perairan Kepulauan Raja Ampat. Saat Anda diving di Raja Ampat, Anda dapat melihat pari manta 'berterbangan' di bawah laut. Siripnya begitu lebar dan cantik, menyerupai sayap burung. Belakangan, pari manta dikategorikan sebagai salah satu biota laut yang terancam punah. Jika Anda ingin melihatnya langsung di bawah laut, diving-lah di Raja Ampat.

2. Kuda Laut Pygmy

 

Sumber: Apex Expeditions

Jika Anda melihat foto di atas, mungkin Anda tidak melihat seekor kuda laut yang begitu spesial kecuali bentuknya yang lucu dengan tubuh totol-totol. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ukuran kuda laut pygmy ini sangat kecil? Berukuran kurang dari dua centimeter, untuk bisa melihat kuda laut pygmy saat diving di Raja Ampat sama sekali tidak mudah. Apalagi, kuda laut pygmy termasuk salah satu biota laut yang amat langka dan sangat pinta berkamuflase. Bila Anda penasaran dan ingin melihat kuda laut pygmy secara langsung saat menyelam, datanglah ke Raja Ampat karena ada banyak kuda laut pygmy yang hidup di laut Raja Ampat.

3. Hiu Wobbegong

 

Sumber: Pats0n Live Journal

Sekilas, bentuk hiu wobbegong mungkin terlihat seperti karpet, sehingga hiu wobbegong kerap kali disebut sebagai hiu karpet. Selain disebut hiu karpet, hiu wobbegong juga kerap disebut sebagai hiu yang menyerupai kakek-kakek berjenggot, terlebih karena geraknya yang begitu lamban. Dengan motif tubuhnya, hiu wobbegong kerap berkamuflase dengan karang serta pasir laut dan umumnya menyerang mangsa yang mendekatinya pada malam hari. Terlihat berbeda dari hiu pada umumnya, panjang seekor hiu wobbegong bisa mencapai 1,5 meter. Jika Anda ingin melihatnya secara langsung, menyelamlah di laut Raja Ampat.

4. Terumbu Karang Berwarna-warni

 

Sumber: Eric H Cheng

Anda tentu tahu terumbu karang. Jika selama ini Anda mengira bahwa terumbu karang adalah tumbuhan laut, Anda salah besar. Terumbu karang sendiri merupakan sekumpulan hewan karang yang hidup di bawah permukaan laut. Sebagai sebuah ekosistem, terumbu karang dibentuk dan didominasi oleh kumpulan koral. Memiliki berbagai jenis dan bentuk, di Raja Ampat sendiri, Anda bisa menjumpai berbagai terumbu karang berwarna-warni yang begitu cantik. Bahkan, terkadang Anda tidak perlu menyelam untuk melihat terumbu karang cantik berwarna-warni saat berada di Raja Ampat. Cukup dari tepi pantai atau di permukaan laut yang dangkal saja Anda sudah bisa melihat cantiknya terumbu karang berwarna-warni di Raja Ampat.

5. Anemonefish

 

Sumber: Flickr

Anda tentu tidak asing lagi dengan film "Finding Nemo". Menjadi salah satu film animasi favorit anak-anak maupun orang dewasa, Nemo menjadi salah satu ikon laut yang kerap dicari saat orang-orang snorkeling ataupun diving. Bernama clownfish dalam Bahasa Inggris dan kerap disebut sebagai anemonefish karena anemon laut menjadi rumahnya, ada banyak sekali Nemo yang bisa Anda jumpai di perairan Raja Ampat. Berukuran cukup kecil, Nemo bergerak dengan sangat lincah ketika berada di anemon. Sangat menggemaskan, bukan?

(Hessy Trishandiani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement