Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aih, Cantiknya Pantai Siangau di Bangka Barat

Santi Andriani , Jurnalis-Sabtu, 26 September 2015 |12:37 WIB
<i>Aih</i>, Cantiknya Pantai Siangau di Bangka Barat
Pantai Siangau (Foto:Googleplus)
A
A
A

TAK hanya hamparan pasir putih dan air laut yang bening. Ketika menginjakkan kaki di Pantai Siangau, pandangan akan ditakjubkan dengan batuan raksasa di beberapa bagian pinggir pantainya.

Jika selama ini Anda hanya banyak mendengar Belitung sebagai tempat wisata bahari yang menyuguhkan keindahan batuan granit, maka di Pulau Bangka, tepatnya Kabupaten Bangka Barat, Anda pun bisa menemukan wisata pantai yang tak kalah indah.

Pantai Siangau yang berlokasi di Desa Teluklimau, Kecamatan Paritiga, memang tersohor dengan pantai pasir putih dan batu-batuan granit raksasa yang menyebar di pinggir pantai.

(Foto:Santi/Okezone)

Dari Muntok, Ibu Kota Kabupaten Bangka Barat, Pantai Siangau bisa ditempuh sekira 1 1/2-2 jam dengan kendaraan bermotor atau sejauh 73 km. Akses jalan beraspal semakin memudahkan dan mempercepat perjalanan menuju Pantai Siangau.

Untuk sampai ke Pantai Siangau, harus melalui beberapa desa di kecamatan ini. Sepanjang jalan berdiri rumah penduduk, baik dengan bangunan yang sudah modern atau masih tradisional, berupa rumah panggung. Tak kalah menarik, selama perjalanan juga akan banyak ditemui klenteng-klenteng atau rumah ibadah suku Tionghoa. Pada beberapa tempat jika Anda berkesempatan ke sini, Ada juga akan menemukan perkebunan buah naga, kelapa sawit dan teh.

Beberapa saat sebelum sampai ke pantai, jalan akan menyempit hanya cukup untuk satu kendaraan roda empat. Pada kiri dan kanan jalan, akan ditemui pohon-pohon kelapa hingga akhirnya mengantarkan ke Pantai Siangau.

Belum juga turun ke pantai, Okezone hanya mampu menghela napas panjang demi melihat keindahan yang terhampar di depan mata. Bagaikan menemukan harta karun yang terpendam, perjalanan yang panjang pun lunas terbayar. Pasir putih dan gelombang yang tenang siang itu, menggoda Okezone untuk segera menceburkan badan atau sekedar bermain-main air dan pasir.

(Foto:Santi/Okezone)

Seperti yang sudah diceritakan di atas, batuan granit berukuran raksasa pun turut menjadi primadona di Pantai Siangau. Batu tersebar di beberapa bagian pinggir pantai. Beberapa di antaranya memiliki permukaan yang datar dan luas sehingga bisa menampung sejumlah orang yang ingin memandang keindahan laut dari atas. Sayangnya, beberapa batu menjadi korban wisatawan yang tidak bertanggung jawab karena mencorat-coretnya dengan tinta.

Pada bagian pantai lainnya, bantuan granit membentuk seperti kolam buatan yang menampung air laut. Bagian ini sangat cocok untuk anak-anak yang ingin berenang atau bermain air tanpa orang tua khawatir akan gelombang laut.

Hal lain yang disayangkan yaitu, belum adanya tempat membasuh sehabis berenang atau bermain air di pantai, atau jika pengunjung ingin buang air kecil. Beberapa sampah juga terlihat terserak,meski bukan di tepi pantai. Dikhawatirkan jika tidak ada kesadaran pengunjung dan tidak disediakannya tempat sampah, sangat mungkin selain pasir putih, mendatang pengunjung juga menemukan plastik bekas makanan atau minuman kemasan di tepi pantai.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement