PARA desainer Indonesia menggelar pergelaran adibusana bergaya unik dengan sentuhan budaya Indonesia di New York Couture Fashion Week, beberapa waktu lalu.
Anniesa Hasibuan menggelar peragaan busana karyanya yang dinamakan “Sasikirana”. Di peragaan busana di The Crown Plaza Time Square, Manhattan, New York. “Sasikirana dalam bahasa Sanskerta artinya terang bulan, sesuai dengan apa yang menjadi ciri khas fashion kami yang ada unsur-unsur gold -nya,” ujar Anniesa.
Anniesa mengatakan, “Sebagai bukti kecintaan terhadap Indonesia, saya juga akan mengaplikasikan unsur batik Prada yang berasal dari Jawa Tengah di desaindesain kaftan saya.” Koleksi yang didesain secara mendetail tersebut menggunakan batik sebagai corak kain utama. Dia mengemas paduan benang emas yang dijahit sempurna di bahan tersebut dalam gaya yang lebih modern.
“Tekstur yang ingin saya ciptakan untuk kali ini, lebih ke arah elegan, ditambah pula dengan beberapa jenis potongan, payet, dan kristal Swarovski,” ucap Anniesa, dikutip dari Be Global Fashion Network . Lebih lanjut mengenai penamaan koleksinya tersebut, dia mengatakan bahwa dalam bahasa Sankskerta, sasikirana memiliki arti cahaya bulan. Sebagaimana hal tersebut yang memang ditonjolkan dengan unsur-unsur warna keemasan.
Penampilan dari sang model juga disempurnakan dengan beragam aksesori khusus, serta mahkota yang mampu menambahkan nilai kemewahan. Sementara itu, untuk pilihan warnanya, wanita berusia 28 tahun tersebut mengaku mengurangi warna hitam dan lebih menampilkan warna-warna baru, seperti broken white dan gold .
“Warnanya tidak jauh berbeda dengan fashion show sebelumnya, saya kombinasikan dengan gaya Arabian . Sekarang saya juga lebih banyak menggunakan warna putih, gold, dan broken white,” kata Anniesa. Di pergelaran tersebut, Anniesa menampilkan 15 karya. Satu di antaranya koleksi terbaiknya yang menjadi kejutan atau gong saat peragaan busana nanti.
“Tetapi dari 15 look ini, hanya satu yang saya jadikan gong, terakhir. Itu saya kasih aplikasi batik Prada yang memang benarbenar berat, benar-benar full detail, full payet, dan 14-nya lagi memang ada aksen batik tapi lebih sedikit,” tutur Anniesa. Selain Anniesa, desainer Diana Putri juga berpartisipasi dengan label miliknya, Diana Couture, di New York Couture Fashion Week . Tampilan koleksinya yang memukau di ajang bergengsi dunia pertamanya ini, begitu menarik perhatian para desainer terkemuka, model, pemilik butik, dan wartawan.
Dengan begitu membuat desainer asal Surabaya tersebut menyabet penghargaan best designer . Pengumuman tersebut dibacakan oleh tim juri New York Couture Fashion Week di Times Square, Manhattan. Malam penganugerahan bernama Secret of Garden itu dihadiri sekitar 1.000 tamu undangan khusus. Dengan membawa tema “Garuda”, Diana menghadirkan 15 koleksi bajunya yang langsung dibawa dari Indonesia.
“Saya mengambil detail burung garuda, seperti paruh, bulu, hingga cara terbang. Semuanya diimplementasikan dalam karya-karya saya,” ucapnya, dikutip dari Voice of America .
(Ainun Fika Muftiarini)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.