SATU lagi makanan yang tidak boleh dilewatkan saat berada di Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat, yaitu otak-otak ikan tenggiri. Di sepanjang lahan kosong Pantai Asmara, Anda akan menemukan deretan warung yang menjajakan otak-otak.
Otak-otak khas Muntok memiliki ukuran yang lebih kecil, namun agak tebal ketimbang otak-otak yang sering ditemui di Jakarta.
Ketika mengunjungi Pantai Asmara menjelang petang, Jumat, (11/9/2015), beruntung Okezone menemukan warung otak-otak yang masih buka. Sebanyak 30 potong otak-otak pun dipesan. Sebagai minum, kelapa muda menjadi pilihan yang serasi.
Otak-otak memiliki ukuran yang kecil, namun rasanya tetap berasa ikan tenggirinya. Sambal cabai rawit merah mentah dan sambal tauco menjadi cocolan untuk menikmati otak-otak yang masih hangat habis dibakar.
Ali, warga asli Muntok telah 10 tahun membuka warung otak-otak di pinggir Pantai Asmara. Dia menjamin otak-otaknya asli dari ikan tenggiri.
"Enaknya memang cuma pakai ikan tenggiri. Pernah coba ikan laut lainnya, tapi kurang enak," cerita Ali kepada Okezone.
Jika pada hari libur seperti akhir pekan, Ali mengaku bisa menjual hingga 2.000 otak-otak yang satu buahnya dibanderol Rp1.000.
Tak terasa sambil memandang deburan ombak yang mulai besar dan hembusan angin laut yang sepoi-sepoi, sepiring otak-otak habis tersantap. Kurang puas, beberapa bungkus otak-otak pun minta dibakarkan lagi untuk dibawa pulang.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.