Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mungkinkah Ring Jantung yang Dipasang Patah? Ini Penjelasannya!

Erika Kurnia , Jurnalis-Kamis, 10 September 2015 |15:06 WIB
Mungkinkah Ring Jantung yang Dipasang Patah? Ini Penjelasannya!
Mungkinkah ring jantung patah (Foto: Dailymail)
A
A
A

Namun, ia mengatakan, kini telah ada teknologi stent mutakhir yang bisa menggantikan stent konvensional. Alat tersebut terbuat dari senyawa yang akan diserap oleh tubuh setelah periode waktu tertentu.

"Stent yang lebih mutakhir itu namanya Bioresorbable Vascular Scaffold (BVS). Kelebihan alat ini, setelah lewat dua tahun, stentnya sudah tidak ada lagi di pembuluh darah," jelasnya.

Stent koroner setelah dipasang dalam waktu tiga sampai enam bulan akan dilapisi oleh selapis sel tipis arteri. Akhirnya alat tersebut akan diterima menjadi bagian dari pembuluh darah tersebut, kata dr Siska.

"Bedakan dengan stent jantung konvensional yang terbuat dari logam, yang akan terus berada di dalam pembuluh darah," pungkasnya.

Baca berita yang terkait ring jantung, klik di sini.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement