"Pasien perlu ingat bahwa walaupun mereka telah dipasang stent, jika seseorang tidak menjaga gaya hidupnya, misalnya kolesterolnya masih tinggi, pola makan tidak sehat dan tekanan darah tidak terkontrol, maka sangat mungkin terjadi penyempitan ulang pada pembuluh darah," tuturnya saat dihubungi oleh Okezone, Kamis (10/9/2015).
Perlu diketahui, ring atau cincin atau stent jantung adalah alat berbentuk tabung kecil, dengan diameter antara 2-4 mm, terbuat dari anyaman logam tipis untuk membuka aliran pembuluh darah koroner yang mengalami penyempitan atau penyumbatan. Logam tersebut akan bergabung dengan jaringan pembuluh darah tipis di arteri dalam waktu beberapa bulan.
Masalah jantung koroner bisa terjadi karena berbagai sebab, seperti penyempitan akibat rusaknya jaringan pembuluh darah akibat hipertensi, diabetes, hingga stres; atau penyumbatan plak seperti lemak jahat (LDL).
"Arteri koroner sangat penting untuk jantung, karena arteri atau pembuluh darah ini membantu memberi makan otot-otot jantung. Jika penyempitan pembuluh terjadi, maka akan memicu terjadinya gangguan serius pada otot jantung," tutupnya.
Apa fungsi ring jantung? Temukan jawabannya di sini.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.