Meskipun bisa hilang dengan sendirinya, ibu yang depresi karena baby blues dapat memberikan dampak negatif pada anak jika tidak segera ditangani.
Masalah perilaku
Anak-anak dari ibu yang depresi lebih memungkinkan memiliki masalah perilaku, termasuk masalah tidur, tantrum, agresi, dan hiperaktif.
Perkembangan kognitif terganggu
Anak nantinya mengalami keterlambatan dalam bicara dan berjalan jika dibandingkan dengan anak-anak dari ibu yang tidak depresi. Mereka akan mengalami kesulitan dalam belajar di sekolah.
Sulit bersosialisasi
Anak-anak dari ibu yang depresi mengalami kesulitan membangun hubungan dengan orang lain. Mereka sulit berteman atau cenderung bertindak kasar.
Masalah emosional
Anak-anak dari ibu yang depresi merasa rendah diri, lebih sering merasa cemas dan takut, lebih pasif, dan kurang independen.
Jika Anda menderita depresi karena baby blues, jangan merasa bersalah atau malu. Gejala-gejala baby blues berada di luar kendali dan tidak membuat Anda menjadi orangtua yang buruk. Akan tetapi mengingat dampak yang terjadi pada anak jika dibiarkan berlarut-larut, penting untuk segera mencari bantuan dari dokter atau psikolog. Demikian dilansir dari Helpguide, Senin (3/8/2015).
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.