JIKA berkunjung ke Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2015, jangan sampai lupa membeli oleh-oleh khas Palu yang sangat populer, yakni bawang goreng renyah.
Bawang goreng dari Kota Palu ini berbeda dengan bawang goreng yang ada di daerah lain. Bawang gorengnya tidak hanya dapat menjadi pelengkap sajian agar lebih nikmat, tapi juga dapat menjadi camilan sehari-hari.
Saat Okezone mencicipi bawang goreng khas Palu ini, rasanya memang tidak terlalu menyengat. Teksturnya gurih, dan garing. Pantas saja bawang goreng khas Palu ini bisa menjadi camilan lezat.
Rupanya, yang menjadi kunci kenikmatan bawang goreng khas Palu bukan berasal dari teknik menggorengnya. Melainkan dari jenis bawangnya sendiri yang punya karakter khusus dan memang cocok dijadikan makanan ringan.
"Bawang dari Palu memang beda. Daerah kami terletak di garis khatulistiwa yang menyebabkan kadar air di dalam bawang merah ini tidak sebanyak bawang dari daerah lain," kata Agus Laruni, staf UKM Sulawesi Tengah kepada Okezone di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2015 di Kemayoran, Jakarta Utara.
Karena teksturnya yang renyah, bawang goreng khas Palu juga dapat disimpan cukup lama. Asal kemasannya tertutup rapat, bawang goreng dapat bertahan cukup lama hingga enam bulan.
Tak perlu jauh-jauh pergi ke Palu, Sulawesi Tengah, untuk bisa mencicipi bawang goreng khas Palu ini. Anda bisa membelinya di Jakarta Fair Kemayoran 2015, di Hall C1, gerai UKM Sulawesi Tengah.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.