PANGGUNG mode Jakarta Fashion and Food Festival ditutup dengan peragaan busana Didi Budiharjo. Di peragaan tersebut, Didi Budiardjo mengangkat kembali pamor batik khas Pekalongan.
Sang desainer menuturkan jika peragaan ini sangat spesial. Bukan hanya menjadi acara puncak rangkaian JFFF, tapi juga kesempatan untuk menunjukkan proses membatik.
"Semua orang Indonesia pernah pakai batik. Tapi prosesnya tidak tahu. Membuat batik itu prosesnya panjang. Jadi kali ini, saya dapat ide untuk menunjukkan bagaimana proses membatik," jelas Didi Budiardjo di Hotel Haris Kelapa Gading, Jakarta.
Dalam proses membatik, Didi Budiarjo yang bekerja sama dengan Dekranasda Pekalongan, terlibat langsung dalam mencari pengrajin batik. Tentu saja, hal ini dilakukan untuk mendapatkan kualitas kain batik terbaik sesuai standar seorang Didi Budiardjo.