MENYADARI minat anak sejak kecil akan sangat membantu dalam mengembangkan kemampuannya dalam meraih mimpi di masa depan. Desainer multitalenta Dian Pelangi termasuk beruntung karena orangtuanya telah membantu mengarahkan minatnya sejak dini.
"Orangtua sebagai pihak yang selalu bersama anak semestinya bisa mengenali minat anak. Namun jika masih kesulitan, saat ini kan sudah banyak tes bakat, tes sidik jari, dan semacamnya," ujar Dian Pelangi kepada Okezone.
Menurut Dian, orangtua memang boleh membebaskan anaknya untuk menjadi apapun, namun bukan berarti melepasnya begitu saja.
Ketika disinggung tentang banyak orang yang menemukan minatnya ketika telah beranjak dewasa, Dia berpendapat hal ini bukan masalah. Jika minat yang dimiliki ternyata bertentangan dengan latar belakang pendidikan, hal ini malah bisa dijadikan kelebihan.
"Aku punya banyak teman yang kuliah di jurusan ekonomi atau teknik, tapi ujung-ujungnya mereka buka butik. Ada juga yang belajar fesyen tapi akhirnya jadi akuntan di bank. Namanya juga jalan hidup manusia, pasti berubah-ubah. Justru aku melihat kemampuan mereka dalam mengombinasikan antara pendidikan dan passion," lanjutnya.
Dian mencontohkan kasus temannya yang berkuliah di jurusan arsitektur, tapi berprofesi menjadi desainer. Dalam membuat karyanya, temannya ini banyak menggunakan corak atau motif bangunan yang unik. Bagi Dian, tidak ada ilmu yang sia-sia. Ilmu yang didapatkan dari sekolah formal juga tetap berguna. Kuncinya terletak pada aspek penggalian minat.
"Jika orangtua belum menemukan juga, gali terus dengan cara melakukan pendekatan, mengajak bicara, atau mengajak traveling. Masa sih dari kecil tinggal bareng enggak tahu arah bakat anaknya ke mana," pungkasnya ramah.
(Yogi Cerdito)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.